Berita

Alumni Fakultas Ushuluddin IDAQU Lolos Seleksi Beasiswa LPDP untuk Studi S2 di Universitas PTIQ Jakarta

Tangerang, 28 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta. Salah satu alumninya dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Zukhruful Irbah, resmi dinyatakan lulus seleksi Beasiswa Pendidikan Kader Ulama LPDP untuk melanjutkan studi magister di Universitas PTIQ Jakarta. Keberhasilan Zukhruful Irbah dalam menembus salah satu skema beasiswa paling kompetitif di Indonesia ini menjadi bukti konkret bahwa lulusan Fakultas Ushuluddin IDAQU memiliki kualitas akademik dan kapasitas intelektual yang mampu bersaing di tingkat nasional. Proses seleksi LPDP yang ketat, mulai dari administrasi, tes bakat skolastik, esai substantif, hingga wawancara, berhasil dilalui dengan baik oleh alumni tersebut. Dekan Fakultas Ushuluddin, dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga atas keberhasilan saudara Zukhruful Irbah. Prestasi ini menunjukkan bahwa lulusan Fakultas Ushuluddin IDAQU mampu tampil dan berkompetisi di berbagai ajang nasional, termasuk di seleksi beasiswa bergengsi seperti LPDP,” ujar Dekan. Beliau juga menambahkan bahwa capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang akademik, riset, maupun pengabdian masyarakat. Fakultas Ushuluddin berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan akademik yang mendukung lahirnya generasi cendekiawan Qur’ani yang unggul dan kompetitif. Dengan lolosnya Zukhruful Irbah ke jenjang pendidikan S2 melalui pendanaan LPDP, Fakultas Ushuluddin IDAQU berharap semakin banyak lulusan yang dapat mengikuti jejak serupa dan membawa nama baik institusi ke kancah nasional maupun internasional. Selamat dan sukses atas pencapaian ini!

Alumni Fakultas Ushuluddin IDAQU Lolos Seleksi Beasiswa LPDP untuk Studi S2 di Universitas PTIQ Jakarta Read Post »

Fakultas Ushuluddin Raih Prestasi Gemilang pada Wisuda ke-II Institut Daarul Qur’an Jakarta

Jakarta, 11 November 2025 — Wisuda ke-II Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta berlangsung dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Tahun ini menjadi momentum istimewa bagi Fakultas Ushuluddin yang mencatatkan diri sebagai fakultas dengan perolehan wisudawan terbaik terbanyak di tingkat institusi. Dari 12 wisudawan terbaik yang diumumkan, sebanyak 8 di antaranya berasal dari Fakultas Ushuluddin, sebuah prestasi yang menunjukkan kualitas akademik, kedisiplinan, dan pembinaan karakter yang menjadi keunggulan fakultas dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul. Salah satu sorotan utama dalam wisuda tahun ini adalah keberhasilan Putri Rachmah Amalia, S.Ag yang tidak hanya dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Prodi Ilmu Hadis, tetapi juga meraih gelar Wisudawan Terbaik Institusi dengan IPK 3,97 (Predikat Cumlaude). Prestasi tersebut menambah deretan kebanggaan Fakultas Ushuluddin di tengah suasana perayaan akademik yang meriah. Selain Putri, predikat terbaik akademik juga diraih oleh Agisni Inayatullah Sumardi, S.Ag sebagai lulusan terbaik Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan IPK 3,93 (Predikat Cumlaude). Kecemerlangan ini tidak hanya tercermin pada sisi akademik, tetapi juga pada kemampuan non-akademik para mahasiswanya. Lima penghargaan non-akademik diraih oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin, antara lain Muhamad Ryan Hakim, S.Ag sebagai The Best in Leadership Campus, Amin Abdur Rahman, S.Ag sebagai The Best in Championship, serta Maulida Fitriatunnisa, S.Ag, Agisni Inayatullah Sumardi, S.Ag, dan Syerien Fauziah Iqbal, S.Ag yang ketiganya berhasil meraih penghargaan The Best in Memorizing Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa fakultas tersebut tidak hanya fokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada penguatan karakter dan spiritualitas. Capaian luar biasa ini menjadi bukti bahwa Fakultas Ushuluddin telah membangun ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara komprehensif. Keberhasilan tersebut juga turut memperkuat posisi Fakultas Ushuluddin sebagai salah satu fakultas yang paling berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan kompetitif di lingkungan Institut Daarul Qur’an Jakarta. Tidak hanya membawa nama baik fakultas, prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian para wisudawan. Beliau menyatakan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kesungguhan para mahasiswa dalam menempuh studi. “Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi kita semua dan menjadi bukti komitmen Fakultas Ushuluddin dalam melahirkan lulusan yang berintegritas, berilmu, dan berakhlak mulia. Semoga keberhasilan para wisudawan ini dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas dan semakin menguatkan semangat untuk terus berprestasi,” ujar dekan.

Fakultas Ushuluddin Raih Prestasi Gemilang pada Wisuda ke-II Institut Daarul Qur’an Jakarta Read Post »

FORSIMA Fakultas Ushuluddin Sukses Digelar: Pererat Silaturrahmi Alumni dan Mahasiswa

Tangerang, 8 November 2025 — Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan FORSIMA (Forum Silaturrahmi Alumni dan Mahasiswa) pada Sabtu, 8 November 2025. Acara ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antara para alumni dan mahasiswa aktif, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan kelembagaan Fakultas Ushuluddin. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta para alumni lintas angkatan. Dalam suasana kekeluargaan, para peserta saling berbagi pengalaman, gagasan, serta refleksi perjalanan akademik dan profesional setelah lulus. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa FORSIMA bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga wadah strategis untuk membangun jejaring intelektual dan profesional antara alumni dan mahasiswa. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif FORSIMA ini. Forum seperti ini menjadi ruang penting bagi kita untuk saling terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama memajukan Fakultas Ushuluddin sebagai pusat kajian Islam yang berwawasan Qur’ani dan humanis,” ujar Dr. Mualim. Selain sesi diskusi dan refleksi bersama, kegiatan ini juga diisi dengan penampilan kreatif mahasiswa, dialog interaktif alumni, serta penyampaian gagasan kolaboratif untuk pengembangan program akademik dan kemahasiswaan. Dengan terselenggaranya FORSIMA 2025, diharapkan hubungan antara alumni dan mahasiswa Fakultas Ushuluddin semakin erat, produktif, dan berkelanjutan — menjadi bukti nyata semangat ukhuwah, intelektualitas, dan pengabdian dalam bingkai keilmuan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

FORSIMA Fakultas Ushuluddin Sukses Digelar: Pererat Silaturrahmi Alumni dan Mahasiswa Read Post »

Fakultas Ushuluddin IDAQU Tambah Deretan Doktor: Dr. Hilman Rosidi Raih Gelar Doktor dari Universitas Al-Azhar, Mesir

Jakarta, 4 November 2025 — Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu dosennya, Dr. Hilman Rosidi, Lc., M.A., berhasil meraih gelar Doktor (Ph.D.) dari Universitas Al-Azhar, Mesir, salah satu universitas Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia dengan predikat Martabat Syaraf Ula (Summa Cumlaude). Pencapaian ini semakin istimewa karena Dr. Hilman Rosidi juga meraih penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik dalam ajang Apresiasi Wisudawan dan Wisudawati PPMI Mesir Tahun 2025, yang digelar pada 4 November 2025 di Kairo, Mesir. Acara tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo. Tujuannya adalah memberikan penghargaan kepada mahasiswa Indonesia yang berprestasi, mendorong semangat keberlanjutan studi, serta mempererat sinergi antara komunitas akademik Indonesia dan lembaga pendidikan Islam internasional di Mesir. Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU, Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian akademik tersebut. “Kami bersyukur dan berbangga atas pencapaian Dr. Hilman Rosidi. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan seluruh sivitas akademika Fakultas Ushuluddin IDAQU. Semoga ilmu yang diraihnya dapat memperkaya khazanah keilmuan Islam di Indonesia dan menjadi inspirasi bagi para dosen serta mahasiswa lainnya,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU, Dr. Ida Kurnia Shofa, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. “Keberhasilan Dr. Hilman Rosidi menjadi doktor dan meraih penghargaan di Al-Azhar menunjukkan bahwa dosen-dosen Fakultas Ushuluddin memiliki komitmen tinggi terhadap keunggulan akademik. Ini memperkuat posisi IDAQU sebagai institusi yang terus melahirkan cendekiawan Muslim berintegritas dan berwawasan global,” tutur Dr. Ida. Dengan bertambahnya Dr. Hilman Rosidi dalam jajaran doktor di Fakultas Ushuluddin, IDAQU semakin menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kualitas akademik, penelitian, dan kontribusi ilmiah dalam studi-studi keislaman yang relevan dengan tantangan zaman.

Fakultas Ushuluddin IDAQU Tambah Deretan Doktor: Dr. Hilman Rosidi Raih Gelar Doktor dari Universitas Al-Azhar, Mesir Read Post »

Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Hadiri Cleveringa Lecturer 2025: Menyoal Islam dan Kecerdasan Buatan di Era Disrupsi

Jakarta Selatan, 4 November 2025 — Dekan Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta, Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A., menghadiri undangan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI dalam kegiatan Cleveringa Lecturer 2025 yang mengangkat tema “Reclaiming the Future in the Age of AI: Islam, Disruptive Technologies, and the Need for Future Literacy.” Acara yang digelar di Jakarta Selatan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi masa depan (future literacy) bagi dunia pendidikan Islam. Menurut beliau, lembaga pendidikan Islam harus berperan aktif dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki fondasi etika dan spiritual yang kuat dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama yang berkompeten di bidangnya, yaitu Prof. Bart Barendregt dari Leiden University, Prof. Dr. phil. Sahiron, M.A. selaku Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), serta Dr. Baiq Hana Susanti dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Para narasumber membahas tantangan dan peluang integrasi nilai-nilai Islam dalam era disrupsi teknologi serta pentingnya kesadaran kritis terhadap arah perkembangan AI di tengah masyarakat Muslim global. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mohamad Mualim menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya forum akademik berskala internasional ini. “Kegiatan seperti Cleveringa Lecturer sangat penting bagi perguruan tinggi Islam. Ini menjadi ruang refleksi bersama tentang bagaimana Islam dapat memberi arah dan nilai dalam kemajuan teknologi, khususnya AI. Kita tidak bisa hanya menjadi pengguna, tetapi harus menjadi bagian dari pihak yang memberi makna pada perkembangan teknologi itu sendiri,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Mualim menegaskan bahwa kehadiran IDAQU dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat integrasi antara ilmu agama, sains, dan teknologi, sesuai dengan visi Fakultas Ushuluddin dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan dan adaptif terhadap zaman. “Ke depan, Fakultas Ushuluddin IDAQU akan terus mendorong riset dan kajian yang menempatkan teknologi sebagai bagian dari khazanah keilmuan Islam, bukan sesuatu yang terpisah dari nilai-nilai ketuhanan,” tambahnya. Dengan kehadiran para akademisi lintas negara dan bidang, Cleveringa Lecturer 2025 menjadi ajang penting untuk memperluas perspektif global dan memperdalam diskursus etika Islam dalam dunia digital.

Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Hadiri Cleveringa Lecturer 2025: Menyoal Islam dan Kecerdasan Buatan di Era Disrupsi Read Post »

Mahasiswa Ushuluddin IDAQU Jakarta Raih Penghargaan Pemimpin Muda 2025

Azriel Dwi Putra, mahasiswa Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta semester 7 asal Kepulauan Riau, berhasil meraih penghargaan Pemimpin Muda 2025. Kegiatan ini di selenggarakan oleh akademi pemimpin muda. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang penghargaan kepemimpinan muda tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Serang Dalam acara tersebut, Azriel menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh panitia dan disaksikan oleh sejumlah tokoh akademik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprah mahasiswa yang dinilai aktif, inspiratif, dan memiliki kontribusi nyata dalam bidang kepemimpinan serta kegiatan sosial. Azriel mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi, terutama dalam menebar semangat kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya. Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta,Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.“Prestasi yang diraih Azriel menunjukkan bahwa mahasiswa Ushuluddin mampu menjadi pemimpin yang berkarakter Qur’ani, berilmu, dan berdampak bagi masyarakat. Kami bangga dan berharap semangat ini bisa menular kepada mahasiswa lainnya,” tuturnya. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, sekaligus mengharumkan nama Fakultas Ushuluddin dan IDAQU Jakarta di tingkat nasional.

Mahasiswa Ushuluddin IDAQU Jakarta Raih Penghargaan Pemimpin Muda 2025 Read Post »

Scroll to Top