Tak Berkategori

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Raih Prestasi Gemilang pada Ajang STQ Kecamatan Cipondoh

Fakultas Ushuluddin kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian gemilang para mahasiswanya dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Cipondoh pada 29 April 2026. Dua mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) berhasil meraih juara pada cabang yang berbeda. Nazwa Choirunnisa, mahasiswi IAT semester IV, berhasil meraih Juara 2 Cabang Hifdzul Qur’an 10 Juz Putri. Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi dalam menjaga serta menghafal Al-Qur’an secara sistematis dan berkelanjutan. Sementara itu, mahasiswa IAT semester II, Ubaidillah, juga berhasil mengharumkan nama fakultas dengan meraih Juara 1 Kategori Khat Al-Qur’an Putra. Keberhasilan ini mencerminkan kemampuan estetika dan ketekunan dalam seni penulisan Al-Qur’an yang tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga kedalaman spiritual. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Dalam keterangannya, beliau menyatakan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa Ushuluddin tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an secara praktis. “Prestasi ini adalah manifestasi dari kesungguhan mahasiswa dalam menginternalisasi Al-Qur’an, baik melalui hafalan maupun seni penulisannya. Kami sangat mengapresiasi capaian ini dan berharap dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam syiar Al-Qur’an,” ungkap beliau. Keberhasilan ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat akademik dan spiritual di lingkungan Fakultas Ushuluddin, sekaligus meneguhkan peran mahasiswa sebagai representasi generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Raih Prestasi Gemilang pada Ajang STQ Kecamatan Cipondoh Read Post »

Fakultas Ushuluddin Gelar Workshop Kurikulum OBE, Perkuat Transformasi Akademik Berbasis Outcome

Senin, 20 April 2026 — Fakultas Ushuluddin menggelar Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan di era global. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Isman Iskandar, M.Sos, yang saat ini menjabat sebagai Kepala LPM Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Workshop ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, para Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Ilmu Hadis, serta seluruh dosen dari kedua program studi tersebut. Partisipasi berlangsung secara hybrid, baik secara luring maupun daring, menunjukkan antusiasme dan komitmen sivitas akademika dalam pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran. Kegiatan ini juga menghadirkan rektor Institut Daarul Qur’an Jakarta, Dr. Muhammad Anwar Sani, S.Sos.I., ME, Rektor Institut Daarul Qur’an Jakarta, yang memberikan perspektif strategis mengenai pentingnya transformasi kurikulum dalam menjawab tantangan zaman. Beliau menekankan bahwa keberhasilan implementasi OBE sangat ditentukan oleh konsistensi institusi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum secara berkelanjutan. “Perguruan tinggi hari ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang memahami teks, tetapi juga mampu mengontekstualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan nyata. Di sinilah OBE berperan sebagai jembatan antara keilmuan dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA dalam sambutannya juga menegaskan bahwa implementasi kurikulum OBE merupakan keniscayaan dalam sistem pendidikan tinggi saat ini. “Kurikulum OBE bukan sekadar perubahan administratif, melainkan transformasi paradigma pembelajaran yang menempatkan capaian lulusan sebagai orientasi utama. Oleh karena itu, workshop ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen kita dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, integratif, dan berdaya saing,” ujarnya. Materi yang disampaikan oleh Dr. Isman Iskandar, M.Sos mencakup konsep dasar OBE, penyusunan learning outcomes, hingga strategi implementasi dan evaluasi kurikulum berbasis capaian. Diskusi interaktif yang berlangsung selama workshop menunjukkan tingginya keterlibatan peserta dalam menggali dan mengembangkan desain kurikulum yang lebih aplikatif dan kontekstual. Dengan terselenggaranya workshop ini, Fakultas Ushuluddin diharapkan mampu memperkuat kualitas kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Fakultas Ushuluddin Gelar Workshop Kurikulum OBE, Perkuat Transformasi Akademik Berbasis Outcome Read Post »

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Raih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional di Ajang Harfest 6

Jakarta – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin dalam ajang kompetisi nasional. Rajali Ritonga, Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan tafsir Semester IV (empat) berhasil meraih Juara 1 pada cabang lomba Pidato Bahasa Arab dalam event Harfest 6 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) pada 9 April 2026. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai peserta dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sehingga menjadi ajang yang kompetitif dan bergengsi dalam bidang pengembangan kemampuan bahasa Arab. Dalam penampilannya, Rajali Ritonga mampu menunjukkan kefasihan berbahasa, kekuatan retorika, serta kedalaman substansi pidato yang disampaikan secara sistematis dan persuasif. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas akademik mahasiswa Fakultas Ushuluddin, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab sebagai instrumen penting dalam kajian keislaman. Prestasi tersebut juga memperkuat posisi Fakultas Ushuluddin sebagai ruang pengembangan intelektual yang tidak hanya berorientasi pada keilmuan, tetapi juga kompetensi praktis mahasiswa. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan akademik yang berkelanjutan serta kesungguhan mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri. “Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin tidak hanya unggul dalam aspek teoritis, tetapi juga mampu berkompetisi di level nasional dengan kualitas yang membanggakan. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab sebagai basis kajian keislaman,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa fakultas akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari penguatan soft skills dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global. Prestasi yang diraih Rajali Ritonga diharapkan menjadi langkah awal untuk capaian-capaian berikutnya serta memperkuat reputasi Fakultas Ushuluddin dalam melahirkan generasi intelektual yang unggul dan berdaya saing.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Raih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional di Ajang Harfest 6 Read Post »

Dekan Ushuluddin Sampaikan Materi Daqu Methode pada Kegiatan Ramadhan Ceria di SMK Muhammadiyah 2 Tangerang

Fakultas Ushuluddin kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan menengah. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh SMK Muhammadiyah 2 Tangerang pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi tentang Daqu Methode sebagai pendekatan pembinaan spiritual yang menekankan kekuatan doa, kedisiplinan ibadah, dan pembentukan karakter Qur’ani. Di hadapan para siswa dan dewan guru, Dr. Mohamad Mualim menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk membangun kesadaran spiritual sekaligus integritas moral generasi muda. “Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan pendidikan karakter. Daqu Methode mengajarkan kita untuk membangun kedekatan kepada Allah melalui doa yang terstruktur, disiplin ibadah, serta komitmen memperbaiki diri secara berkelanjutan,” ungkap beliau dalam pemaparannya. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi materi dan dialog interaktif, terutama saat membahas implementasi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan pelajar dan tantangan remaja di era digital. Partisipasi Dekan Ushuluddin dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Ushuluddin terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata melalui penyebaran nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas Islam yang aplikatif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, serta berkarakter Qur’ani.

Dekan Ushuluddin Sampaikan Materi Daqu Methode pada Kegiatan Ramadhan Ceria di SMK Muhammadiyah 2 Tangerang Read Post »

Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA Hadiri Bedah Buku KH. Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama

Jakarta, 14 Februari 2026 – Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia, melalui Auditorium KH. M. Rasjidi, kembali menggelar sebuah acara penting dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan dan mempromosikan pemikiran tokoh ulama besar. Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, acara Bedah Buku KH. Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama sukses diselenggarakan dengan mengundang sejumlah tokoh agama terkemuka. Acara yang bertempat di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umroh, Jakarta Pusat ini dihadiri oleh para pakar dan praktisi keagamaan, di antaranya Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin, MA, Wakil Presiden Republik Indonesia, yang turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Selain itu, hadir pula Dr. KH. Umar Wahid, Dr. Kandar, MAP, Drs. KH. Abdul Mun’im, DZ, H. Romahurmuziy, dan Addin Jauharuddin sebagai narasumber. Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA, mengungkapkan pentingnya memahami karya-karya besar ulama dalam konteks kekinian. “Karya KH. Abdul Wahab Hasbullah bukan hanya memiliki nilai historis, tetapi juga relevansi yang sangat besar untuk pembangunan karakter bangsa. Bedah buku ini adalah langkah untuk menggali lebih dalam pemikiran yang bisa memberi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Mualim. Acara dimulai dengan pemaparan mengenai buku KH. Abdul Wahab Hasbullah, yang mengulas perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam mempertahankan ajaran Islam yang moderat dan mengedepankan kedamaian. Para narasumber memberikan pandangan mereka mengenai kontribusi KH. Abdul Wahab Hasbullah terhadap perkembangan Islam di Indonesia. Sarasehan Alim Ulama juga menjadi bagian penting dalam acara ini, dengan topik yang mengangkat isu-isu aktual di kalangan umat Islam Indonesia. Diskusi ini memberikan ruang bagi para peserta untuk bertukar pikiran tentang tantangan dan solusi yang dapat diambil dalam menjaga keberagaman dan keharmonisan di tengah masyarakat. Dengan tema yang penuh makna dan dukungan dari tokoh-tokoh besar, acara ini berhasil menginspirasi para peserta untuk terus memperdalam ilmu agama, serta mendorong semangat kebersamaan dalam membangun bangsa yang lebih baik.

Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA Hadiri Bedah Buku KH. Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama Read Post »

Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta Menandatangani MoA dengan STAI Sadra Jakarta

Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra Jakarta melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Kampus IDAQU Jakarta. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi antar perguruan tinggi Islam.Penandatanganan MoA dilakukan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta, Dr.Mohammad Mualim, Lc.,MA. dan Ketua STAI Sadra Jakarta yang diwakili oleh Dr. Muhammah shodiq M.A Kerja sama ini mencakup pengembangan bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di kedua lembaga. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kedua institusi dapat saling mendukung dalam memperkuat kajian keislaman dan memperluas jaringan akademik.Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta, Ust. Mualim, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Islam. “Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini. Harapannya, kolaborasi antara Fakultas Ushuluddin IDAQU dan STAI Sadra dapat melahirkan kegiatan ilmiah yang produktif, meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Ust. MualimSementara itu, Dr. Muhammah shodiq M.A yang mewakili STAI Sadra menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pihak IDAQU. Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas kampus untuk memperkuat kontribusi dunia akademik terhadap kemajuan peradaban Islam. Melalui MoA ini, Fakultas Ushuluddin IDAQU dan STAI Sadra berkomitmen untuk melaksanakan program-program kolaboratif yang berorientasi pada pengembangan ilmu dan pemberdayaan mahasiswa.

Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta Menandatangani MoA dengan STAI Sadra Jakarta Read Post »

Scroll to Top