Mahasiswa IAT Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta Raih Predikat Wisudawan 30 Juz pada Wisuda Tahfizh Nasional 2026

Tangerang, 6 Juni 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ushuluddin Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Semester VI, Avandi Wahyu Kusuma, berhasil meraih predikat Wisudawan Tahfizh 30 Juz dalam ajang Wisuda Tahfizh Nasional (WTN) 2026 yang diselenggarakan oleh Daarul Qur’an.

Wisuda Tahfizh Nasional merupakan salah satu agenda prestisius yang mempertemukan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai unit pendidikan dan lembaga yang berada dalam naungan Daarul Qur’an di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah penghargaan sekaligus penguatan semangat dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat. Pada penyelenggaraan tahun 2026, para peserta mengikuti tahapan seleksi yang ketat, mulai dari proses validasi hafalan, evaluasi capaian, hingga pembinaan intensif yang dilaksanakan oleh para pembimbing dan penguji. Melalui rangkaian tersebut, setiap peserta ditetapkan pada kategori wisuda sesuai dengan tingkat hafalan yang berhasil dicapai.

Keberhasilan Avandi Wahyu Kusuma menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz dan dinyatakan lulus sebagai wisudawan kategori tertinggi menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut mencerminkan dedikasi, konsistensi, serta komitmen yang kuat dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an di tengah aktivitas akademik yang dijalani sebagai mahasiswa. Capaian ini sekaligus memperlihatkan bahwa proses pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas intelektual, tetapi juga dapat berjalan selaras dengan pembentukan karakter Qur’ani. Sinergi antara tradisi keilmuan dan tradisi tahfizh menjadi salah satu ciri khas pendidikan yang terus dikembangkan di lingkungan Institut Daarul Qur’an Jakarta.

Dekan Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta, Dr. Mohamad Mualim, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Avandi Wahyu Kusuma. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan mahasiswa dalam memadukan aktivitas akademik dengan kedekatan terhadap Al-Qur’an.

“Kami mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Avandi Wahyu Kusuma atas capaian yang sangat membanggakan ini. Menjadi penghafal Al-Qur’an 30 juz di tengah tuntutan perkuliahan bukanlah perkara yang mudah. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin mampu membangun keseimbangan antara kedalaman akademik dan komitmen spiritual. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam bidang keilmuan maupun dalam interaksi dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau berharap keberhasilan tersebut dapat memperkuat budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an serta mendorong lahirnya generasi sarjana muslim yang tidak hanya unggul dalam kajian keislaman, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. Keluarga besar Fakultas Ushuluddin IDAQU Jakarta menyampaikan ucapan selamat kepada Avandi Wahyu Kusuma atas prestasi yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu Al-Qur’an, dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi utama dalam kehidupan.

Scroll to Top